Beranda Umum 15 Makanan Jepang yang Terkenal dan Wajib Dicoba

15 Makanan Jepang yang Terkenal dan Wajib Dicoba

makanan jepang

Makanan Jepang yang terkenal tidak hanya sushi dan ramen. Ada tempura yang renyah, udon yang kenyal, okonomiyaki yang gurih, sampai sukiyaki dengan kuah manis asin. Setiap hidangan menawarkan bahan, cara memasak, dan pengalaman makan yang berbeda, sehingga orang yang baru mengenal kuliner Jepang pun punya banyak pilihan.

Jika ingin mulai dari menu yang mudah diterima lidah Indonesia, cobalah ramen, chicken katsu, yakiniku, atau Japanese curry. Untuk rasa yang lebih ringan, pilih sushi matang, udon, soba, atau onigiri. Berikut daftar makanan Jepang populer beserta ciri rasa dan cara penyajiannya agar Anda tidak bingung saat melihat menu restoran.

Mengapa Makanan Jepang Begitu Terkenal?

Kuliner Jepang dikenal karena memberi perhatian besar pada kesegaran bahan, musim, teknik memasak, dan tampilan. Dalam konsep washoku, rasa asli bahan biasanya ditonjolkan melalui bumbu yang terukur, bukan ditutupi saus yang terlalu berat. Kaldu dashi dari kombu, ikan kering, atau bahan kaya umami juga menjadi fondasi rasa pada banyak masakan.

UNESCO mencatat washoku sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2013. Yang diakui bukan satu resep tertentu, melainkan pengetahuan, keterampilan, praktik, dan tradisi terkait produksi, pengolahan, penyajian, serta konsumsi makanan.

Daftar Makanan Jepang yang Terkenal

1. Sushi

Sushi adalah nasi berbumbu cuka yang dipadukan dengan ikan, makanan laut, telur, atau sayuran. Jadi, sushi tidak selalu berarti ikan mentah. Panduan sushi dari Japan National Tourism Organization menjelaskan bahwa unsur utamanya justru nasi bercuka yang disebut shari, sedangkan lauk di atas atau di dalamnya disebut neta.

Jenis yang umum antara lain nigiri, maki, gunkan, dan chirashi. Pemula yang belum terbiasa dengan ikan mentah dapat memilih tamago sushi, ebi matang, inari sushi, atau maki berisi sayuran.

2. Sashimi

Sashimi berupa irisan tipis ikan atau makanan laut yang disajikan tanpa nasi. Hidangan ini biasanya ditemani shoyu, wasabi, dan parutan daikon. Karena tidak memakai nasi bercuka, sashimi berbeda dari sushi meskipun keduanya sering hadir dalam satu restoran.

Salmon, tuna, dan yellowtail termasuk pilihan yang mudah ditemukan. Kualitas bahan dan penanganan yang tepat sangat penting karena banyak sashimi disajikan mentah.

3. Ramen

Ramen terdiri dari mi gandum, kuah, minyak aroma, bumbu dasar, dan topping. Empat gaya yang paling dikenal adalah shoyu dengan kecap asin, shio berbasis garam, miso, serta tonkotsu dengan kaldu tulang babi yang pekat. Namun, racikan dapat berbeda antardaerah dan antarkedai.

Menurut panduan ramen resmi JNTO, Sapporo terkenal dengan miso ramen, sedangkan tonkotsu lekat dengan Kyushu. Saat memesan, periksa jenis kuah dan topping karena beberapa ramen memakai babi, lemak hewani, atau bahan beralkohol.

4. Tempura

Tempura adalah makanan laut atau sayuran yang dilapisi adonan tipis, lalu digoreng hingga renyah. Udang, ubi, labu, terung, jamur, dan daun shiso sering digunakan. Adonan yang ringan membuat hasilnya berbeda dari gorengan dengan lapisan tepung tebal.

Tempura dapat disantap dengan garam atau saus tentsuyu yang biasanya berbahan dashi, shoyu, dan mirin. Hidangan ini juga kerap menjadi topping udon, soba, atau tendon, yaitu semangkuk nasi dengan tempura.

5. Udon

Udon adalah mi berbahan tepung terigu yang tebal dan kenyal. Menu ini dapat disajikan hangat dalam kuah dashi atau dingin dengan saus celup. Kake udon tampil sederhana dengan kuah dan daun bawang, sedangkan kitsune udon memakai tahu goreng manis sebagai topping.

Kagawa terkenal dengan Sanuki udon yang bertekstur padat dan elastis. Bagi pemula, udon cocok dipilih ketika menginginkan rasa kaldu yang cenderung ringan dan tekstur mi yang mengenyangkan.

6. Soba

Soba merupakan mi tipis yang umumnya dibuat dari buckwheat, walaupun sebagian resep juga mencampurnya dengan tepung terigu. Rasanya lebih bersahaja dan sedikit seperti kacang. Soba dapat hadir panas sebagai kake soba atau dingin sebagai zaru soba dengan saus celup terpisah.

Panduan udon dan soba JNTO mencatat perbedaan bahan utama keduanya: udon menggunakan tepung terigu, sementara soba memakai buckwheat. Orang dengan kebutuhan diet tertentu tetap perlu bertanya tentang campuran tepung dan kontaminasi silang.

7. Takoyaki

Takoyaki adalah bola-bola adonan berisi potongan gurita yang dimasak dalam cetakan khusus. Bagian luarnya matang dan kecokelatan, sedangkan bagian dalamnya lembut. Topping lazimnya berupa saus takoyaki, mayones Jepang, aonori, dan serpihan bonito.

Jajanan ini berasal dari Osaka dan populer di pusat perbelanjaan maupun festival di Jepang. Nikmati dengan hati-hati setelah disajikan karena bagian tengahnya dapat masih sangat panas.

8. Okonomiyaki

Okonomiyaki sering disebut panekuk gurih Jepang. Adonannya memadukan tepung, telur, dashi, dan kol, lalu diberi daging, makanan laut, atau topping lain. Nama hidangan ini mencerminkan sifatnya yang fleksibel karena isi dapat disesuaikan dengan selera.

Gaya Kansai mencampurkan bahan ke dalam adonan sebelum dimasak. Gaya Hiroshima menyusun bahan secara berlapis dan lazim menambahkan mi. Panduan okonomiyaki JNTO juga menyoroti kombinasi kol, tepung, telur, daging, saus manis gurih, mayones, dan aonori pada versi Kansai.

9. Yakitori

Yakitori adalah potongan ayam yang ditusuk lalu dipanggang di atas api. Bagian ayam yang digunakan beragam, mulai dari paha dan dada hingga kulit. Negima, yaitu ayam yang diselingi daun bawang, merupakan pilihan ramah untuk pemula.

Pengunjung biasanya dapat memilih bumbu shio atau tare. Shio memberi rasa asin sederhana, sedangkan tare cenderung manis gurih. Penjelasan mengenai jenis potongan dan pilihan bumbu dapat ditemukan dalam panduan yakitori JNTO.

10. Yakiniku

Yakiniku berarti daging panggang. Di restoran yakiniku, irisan daging dan sayuran biasanya dipanggang sendiri oleh pengunjung di atas meja, lalu dicelupkan ke saus. Pilihannya dapat mencakup daging sapi, ayam, lidah sapi, atau jeroan.

Menu ini cocok untuk makan bersama karena setiap orang dapat mengatur tingkat kematangan dan memilih potongan favorit. Gunakan penjepit terpisah untuk daging mentah dan makanan yang sudah matang jika restoran menyediakannya.

11. Tonkatsu

Tonkatsu adalah potongan daging babi berlapis tepung, telur, dan panko yang digoreng hingga garing. Hidangan ini umumnya disajikan dengan irisan kol, nasi, sup miso, serta saus katsu yang manis gurih. Variasi dengan ayam disebut chicken katsu, bukan tonkatsu.

Tonkatsu juga dapat hadir sebagai katsudon di atas nasi dengan telur, atau katsu curry bersama kari Jepang. Bagi konsumen yang menghindari babi, nama menu dan jenis daging perlu dikonfirmasi sebelum memesan.

12. Japanese Curry

Kari Jepang memiliki kuah kental dengan rasa gurih, sedikit manis, dan tingkat pedas yang umumnya dapat dipilih. Sausnya biasa disajikan bersama nasi, kentang, wortel, dan daging. Katsu curry menambahkan potongan katsu renyah di atasnya.

Rasa yang familiar dan tekstur saus yang pekat membuat Japanese curry menjadi salah satu menu termudah untuk orang yang baru mencoba makanan Jepang. Meski tampak sederhana, komposisi roux dan kaldunya dapat berbeda, jadi periksa bahan jika memiliki pantangan.

13. Onigiri

Onigiri adalah nasi kepal berbentuk segitiga, bulat, atau silinder, sering dibungkus nori. Isi klasiknya meliputi salmon, tuna mayones, umeboshi, kombu, dan telur ikan. Ada pula yaki onigiri yang dipanggang setelah permukaannya diberi kecap.

Berbeda dari sushi, nasi onigiri tidak harus dibumbui cuka. Bentuknya praktis menjadikan onigiri populer sebagai bekal, sarapan, atau camilan cepat.

14. Sukiyaki

Sukiyaki adalah hidangan panci berisi irisan tipis daging sapi, tahu, daun bawang, jamur, shirataki, dan sayuran. Bahan dimasak dalam saus warishita yang biasanya memadukan shoyu, gula, dan mirin. Hasilnya memiliki profil rasa manis asin yang kuat.

Di Jepang, bahan matang kerap dicelupkan ke telur mentah sebelum dimakan. Restoran di luar Jepang dapat menyajikannya secara berbeda. Sukiyaki tidak sama dengan shabu-shabu, yang memakai kuah lebih ringan dan mengandalkan saus celup.

15. Mochi

Mochi dibuat dari beras ketan yang ditumbuk hingga menjadi adonan kenyal. Mochi dapat disajikan polos, dipanggang, dimasukkan ke sup, atau diisi pasta kacang merah sebagai daifuku. Versi modern juga hadir dengan es krim, buah, atau krim.

Potong atau gigit mochi dalam ukuran kecil dan kunyah perlahan karena teksturnya sangat lengket. Hidangan ini berkaitan erat dengan perayaan tertentu, terutama Tahun Baru Jepang.

Ringkasan Rasa dan Bahan Utama

HidanganBahan UtamaKarakter Rasa atau TeksturCocok Untuk
SushiNasi bercuka dan laukSegar, asam ringanPencinta nasi dan makanan laut
RamenMi dan kalduGurih, ringan hingga pekatPencinta makanan berkuah
TempuraMakanan laut atau sayurRenyah dan ringanPemula
UdonMi gandum tebalKenyal, kuah cenderung lembutPencinta mi bertekstur
OkonomiyakiAdonan, kol, dan toppingGurih, manis, kaya toppingMakan bersama
YakitoriAyamAsin atau manis gurihCamilan atau lauk
Japanese currySaus kari dan nasiKental, gurih, sedikit manisPemula dan pencinta nasi
MochiBeras ketanKenyal, manis atau netralPencinta kudapan

Cara Memilih Menu Jepang untuk Pertama Kali

  • Ingin rasa yang familiar: pilih chicken katsu, yakiniku, Japanese curry, atau teriyaki.
  • Suka makanan berkuah: coba ramen, udon, atau soba panas. Tanyakan jenis kaldunya bila memiliki pantangan.
  • Tidak makan bahan mentah: pilih sushi matang, tempura, yakitori, okonomiyaki, atau kari.
  • Ingin rasa yang ringan: pertimbangkan zaru soba, udon sederhana, onigiri, atau sushi sayuran.
  • Mencari pengalaman makan bersama: yakiniku, sukiyaki, dan shabu-shabu memungkinkan beberapa orang berbagi hidangan.

Bagi konsumen Muslim, istilah “ayam” atau “seafood” belum otomatis menjamin seluruh hidangan sesuai kebutuhan halal. Kaldu, saus, mirin, sake masak, gelatin, lemak, dan peralatan bersama juga perlu diperhatikan. Cari sertifikasi halal yang dapat diverifikasi atau tanyakan komposisi secara spesifik kepada restoran.

Perbedaan Menu Jepang yang Sering Tertukar

  • Sushi dan sashimi: sushi memakai nasi bercuka, sedangkan sashimi berupa irisan bahan tanpa nasi.
  • Udon dan soba: udon tebal dan berbahan terigu; soba lebih tipis dan umumnya memakai buckwheat.
  • Tonkatsu dan chicken katsu: tonkatsu memakai babi, sedangkan chicken katsu memakai ayam.
  • Sukiyaki dan shabu-shabu: sukiyaki bercita rasa manis asin; shabu-shabu menggunakan kuah lebih ringan dan saus celup.
  • Yakitori dan yakiniku: yakitori secara khusus merujuk pada ayam tusuk panggang; yakiniku adalah aneka daging yang dipanggang, sering kali langsung di meja.

Pertanyaan Umum tentang Makanan Jepang

Apa Makanan Jepang yang Paling Terkenal?

Sushi dan ramen termasuk makanan Jepang yang paling dikenal secara global. Namun, tempura, udon, soba, takoyaki, okonomiyaki, yakitori, dan katsu juga populer serta mudah ditemukan di banyak negara.

Apa Makanan Jepang yang Cocok untuk Pemula?

Chicken katsu, Japanese curry, yakiniku, ramen ayam, dan tempura umumnya mudah diterima karena rasa serta teksturnya cukup familiar. Jika ingin mencoba sushi, mulai dari tamago, ebi matang, inari, atau maki sayuran.

Apakah Semua Sushi Menggunakan Ikan Mentah?

Tidak. Sushi dapat menggunakan ikan mentah, makanan laut matang, telur, tahu, atau sayuran. Ciri utamanya adalah nasi bercuka, bukan bahan mentah.

Apa Ciri Khas Rasa Masakan Jepang?

Banyak masakan Jepang menonjolkan umami dari dashi, kombu, jamur, miso, atau shoyu. Rasa manis, asin, asam, pahit, dan umami diatur agar bahan utama tetap terasa. Kementerian Pertanian Jepang juga menjelaskan lima metode dasar dalam masakan Jepang, yaitu memotong atau menyajikan mentah, merebus, memanggang, mengukus, dan menggoreng.

Kesimpulan

Ragam makanan Jepang yang terkenal menunjukkan bahwa kuliner negara ini jauh lebih luas daripada sushi. Ada ramen dan udon untuk pencinta mi, tempura dan katsu untuk penggemar tekstur renyah, yakiniku dan sukiyaki untuk makan bersama, serta mochi sebagai penutup.

Pilih menu berdasarkan bahan, karakter rasa, dan kebutuhan diet Anda. Dengan memahami perbedaan dasar setiap hidangan, pengalaman mencoba makanan Jepang akan terasa lebih mudah sekaligus lebih menarik.